HukumNasional

Pengangkatan Kapolri Baru Disambut Harap, Aktivis Desak Polisi Tegakkan Keadilan Hakiki dan Hentikan “No Viral No Justice”

Jakarta,Suara Islam Indonesia – Pengangkatan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, yang disetujui secara aklamasi oleh Komisi III DPR RI pada hari ini, menuai respons mendalam dari elemen masyarakat sipil.

Saat ditemui oleh tim Suara Islam Indonesia, Ketua Umum Nusantara Corruption Watch, Lindens Ginting, tak kuasa menahan emosi positifnya. “Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar!” teriaknya lantang. Bagi Lindens, momen ini adalah titik balik yang dinanti-nantikan bagi institusi kepolisian untuk kembali ke fitrahnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Lindens Ginting menekankan bahwa sudah tiba saatnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengedepankan keinginan rakyat dan mengakhiri budaya penegakan hukum yang reaktif. “Tidak boleh ada lagi no viral no justice. Penegakan hukum sudah seharusnya didasari dari kinerja profesional, sikap integritas, dan pelaksanaan yang sangat manusiawi terhadap warga masyarakat yang tersangkut hukum,” tegasnya.

Ia juga memberikan penekanan khusus terkait tindak pidana korupsi yang melibatkan pemangku amanah negara. Lindens Ginting menilai, pejabat yang disiapkan anggaran dan fasilitas negara tidak boleh disamakan perlakuannya dengan pelaku tindak pidana biasa. “Kepercayaan yang diberikan oleh negara merupakan amanah yang didasari dari keahlian dan didukung fasilitas yang cukup. Oleh karena itu, penegakan hukumnya harus khusus. Perampasan aset harus bisa diterapkan sebagai sanksi pidanya agar ada efek jera dan keadilan yang hakiki,” ujarnya.

Menanggapi pemaparan visi dan misi calon Kapolri di hadapan DPR RI, Lindens Ginting menilai bahwa seluruh anggota Komisi III seolah “terhipnotis” oleh ketegasan dan kejelasan program yang disampaikan. Hal ini, menurutnya, karena Komjen Pol. Suyudi Ario Seto merupakan sosok yang benar-benar mengerti dan memahami kondisi serta denyut nadi masyarakat di lapangan.

Visi Misi Berorientasi pada Keadilan dan Amanah

Dalam sidang fit and proper test, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengusung tema besar: “Polisi Bersama Masyarakat Menegakkan Asta Cita Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.

Beberapa poin krusial yang menjadi komitmen beliau antara lain:

  1. Pengawalan Asta Cita: Berkomitmen penuh mengawal agenda Presiden Prabowo Subianto, yang mencakup reformasi hukum, politik, birokrasi, pemberantasan korupsi dan narkoba, serta penguatan keamanan nasional.
  2. Fokus Kewenangan: Menegaskan bahwa Polri akan fokus menjaga ruang aman dan memberikan kepastian hukum tanpa mengambil alih fungsi kementerian atau lembaga lain.
  3. Pelayanan Nyata: Mengubah wajah kepolisian menjadi tempat yang cepat memberikan solusi. Sebagaimana slogannya yang menyentuh hati: “Ketika korban datang ke kantor polisi, ia menemukan pertolongan, bukan kerumitan.”

Program 100 Hari dan Pengawasan Ketat

Untuk memastikan komitmen tersebut bukan sekadar janji di atas kertas, Suyudi memaparkan program 100 hari pertama yang terukur:

  • Hari 1–30: Memotret kondisi aktual dan membangun baseline (data dasar).
  • Hari 31–60: Menguji langkah-langkah perbaikan di lapangan.
  • Hari 61–100: Memperlihatkan hasil nyata sekaligus melakukan koreksi terhadap berbagai kekurangan.

Keberhasilan institusi, menurut Suyudi, tidak diukur dari banyaknya slogan, aplikasi, atau publikasi, melainkan dari keamanan masyarakat, kemudahan melapor, kepastian hukum, dan perlindungan korban. Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan DPR RI untuk memberikan koreksi.

Harapan Umat dan Bangsa

Menutup pernyataannya, Lindens Ginting mengajak seluruh elemen umat Islam dan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengawal kinerja Kapolri baru ini. “Ini adalah amanah besar. Kami akan awasi, kami akan dukung jika di jalan yang benar, dan kami akan tegur jika melenceng. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kepolisian Indonesia untuk menegakkan keadilan yang berpihak pada rakyat kecil,” pungkasnya.(Teguh.S)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button