Berita UtamaTokoh

Abdurrahman ad-Dakhil Sosok Pemimpin Islam Spanyol ; Muda Dan Cerdas

Suara Islam Indonesia – Jum’at 21 November 2019

Abdurrahman ad-Dakhil, anak muda bani Umayyah ini memiliki perjalanan hidup yang luar biasa. Membaca kisahnya mendirikan Daulah Bani Umayyah II seperti membaca kisah dongeng. Kalau Anda takjub dengan anak muda membuat “kerajaan” bisnis; mendirikan perusahaan, sejuta pencapaian, atau dengan Mark Zuckerberg yang mendirikan facebook, maka Anda akan lebih takjub lagi dengan kisah Abdurrahman ad-Dakhil. Karena di usia belia, ia mendirikan kerajaan dalam arti senyatanya. –atas izin Allah- Ia mampu melakukan lobi-lobi politik tingkat tinggi, memimpin puluhan ribu pasukan untuk tunduk pada komandonya, memadamkan puluhan pemberontakan, menyelamatkan nyawa dari ribuan pedang, semua itu ia lakukan sejak berusia 19 tahun.

Abdurrahman ad-Dakhil menjadi buronan Abbasiyah saat berusia 19 tahun. Menjadi penguasa tunggal di Andalusia pada usia 29 tahun. Dan terus memegang kekuasaan selama sekitar 34 tahun.

Abdurrahman ad-Dakhil adalah cucu dari Khalifah Hisyam bin Abdul Malik al-Umawi. Pada saat Daulah Abbasiyah berdiri, maka terjadi pembantaian besar-besaran terhadap bani Umayyah. Termasuk Abdurrahman bin Muawiyah bin Hisyam ad-Dakhil menjadi sasaran. Ia pun kabur menyelamatkan diri. Saat dalam pelarian itu, ia menyaksikan dua orang saudaranya dibunuh di hadapannya. Ia terus berlari menuju Syam kemudian Mesir lalu Maroko. Dari Maroko, ia menyeberang ke Andalusia. Di sanalah ia mendapatkan gelar ad-Dakhil.

Sejak umat Islam masuk ke Andalusia pada tahun 92 H hingga masuknya ad-Dakhil pada tahun 138 H, orang-orang Arab belum memiliki posisi yang kokoh di Jazirah Iberia itu. Tidak sampai setahun, ad-Dakhil telah berhasil mengokohkan posisinya di Cordoba. Dari Cordoba, ia berhasil menguasai Zaragoza dan Barcelona. Kedua kota tersebut ia taklukkan atas kecerdikannya melobi kekuatan militer bangsa Frank untuk membantunya. Kemudian ia menguasai kota-kota lainnya.

Mengingat ruwetnya lobi politik partai-partai pasca pemilu, kita bisa mengetahui bagaimana kehandalan politik anak muda yang bernama Abdurrahman bin Muawiyah ini. Kalau level partai, level nasional saja sulit menyatukan pendapat, kita jadi tahu bagaimana jitunya lobi Abdurrahman ad-Dakhil yang bisa merangkul bangsa Eropa agar mau bekerja untuknya.(kisah muslim)

Show More

Suara Islam Indonesia

Suaraislamindonesia.co.id adalah Media Online, Portal Berita Islam Terpercaya dan Terupdate

Related Articles

Close