Berita Utama

Banner Jaksa Sahabat Guru Jadi Polemik Di Bogor

Suara Islam Indonesia
Bogor, Ahad 11 Agustus 2019 -Terkait adanya benner yang terpampang di beberapa sekolah SD dan SMP Kota Bogor yang bertuliskan “Jaksa Sahabat Guru Stop Kriminalisasi” menjadikan perbincangan dikalangan media dan LSM pasalnya hal tersebut merupakan Program Kejati Provinsi Jawa barat.

Sementara dari beberapa media telah menyambangi hal itu kekejaksaan Kota Bogor pada Jum’at (10/8),Saat di jumpai Kasi Intel Kejaksaan Kota Bogor dan dua orang stafnya yang mendampinginya menjelaskan bahwa “Jaksa Sahabat Guru Adalah Program Dari Kejati Provinsi Jawa-Barat” dengam maksud dan tujuannya para jaksa bisa mendampingi para guru yang tentunya untuk tidak di kriminalisasi oleh siapapun,”kita sama-sama ketahui bahwa sekolah dan pendidikan sekarang ada pengelolaan DAK dan Dana BOS juga yang lainya.

Masing-masing pengelola punya kemampuan berbeda untuk untuk melaksanakan kegiatanya, maka dari itu kita dampingi mereka dengan satu tujuan dari tugas kita juga untuk mendampingi penggelola Dana BOS dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan benar seera tidak menyalahi aturan, juga mencegah dari hal-hal yang tidak kita inginkan terhadap tenaga pendidik.

Di Bogor ini kita tidak bisa menutup mata dengan adanya dana BOS lainya numun banyak oknum yang memanfaatkan dengan datang ke sekolah untuk meminta dan sebagainya, “nah di situlah kita mencoba bila mana ada yang datang silahkan ke kami saja, “Jelas Arif salah satu staf Kejaksaan.

Arif juga mengatakan pada intinya kita semua mengginginkan dunia pendidikan di Kota Bogor ini kondusif, mereka para pendidik dan anak didiknya bisa melaksanakan kegiatanya tanpa hambatan dan fokus dengan tidak terbebani oleh hal-hal yang lain.

Satu keluhan mereka bila selalu didatangi oleh para oknum dan tidak mau pergi bila belum mendapatkan apa yang di inginkanya, padahal bila ada pengaduan dari pihak manapun bisa dirapatkan bersama dengan kepala sekolah, di forum itulah mereka bisa menyampaikan keluhannya, “tambahnya lagi.

Menurut Terminologi Hukum merujuk dari penggunaan kata “Kriminalisasi” yang berkembang saat ini.
Hal ini setidaknya dapat di tarik kesimpulan bahwa kriminalisasi seperti di maknai “Sebagai Tindakan Aparat Penegak Hukum Menetapkan Seseorang Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Atau Sebagai Pelaku Kejahatan Atas Pemaksaan Interprestasi Perundang-undangan*.

Maka dalam hal ini aparat penegak hukum dianggap seolah-olah melakukan tapsir sepihak atau tapsir subyektif atas perbuatan seorang. (Zul/Man)

Show More

Suara Islam Indonesia

Suaraislamindonesia.co.id adalah Media Online, Portal Berita Islam Terpercaya dan Terupdate

Related Articles

Close